Analogi Q.S. Al-'Asr
Oleh: Okky Setiana Dewi

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

1. Demi massa
🍁 merupakan sumpah Allah, yaitu tentang waktu. Atau dapat diartikan sebagai peringatan bahwa waktu yang diberikan Allah kepada manusia sangat berharga dan perlu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
🍁 Bayangkan jika semua manusia berada di tengah-tengah lautan dalam keadaan pingsan. Semua manusia tersebut terus tenggelam ke dalam dasar lautan.

2. kecuali orang-orang yang beriman
🍁 yaitu orang-orang yang sadar dari pingsannya serta menyadari bahwa dirinya akan segera tenggelam

3. dan mengerjakan amal saleh
🍁 orang-orang yang juga berusaha berenang ke atas untuk menyelamatkan diri

4. dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran
🍁 akan tetapi, orang tersebut tidak bisa berenang ke atas dan menyelamatkan diri karena kakinya terikat dengan kaki orang-orang yang lain, yang masih pingsan. Maka dari itu, perlu untuk membangunkan dan menyadarkan yang lain, serta mengajak mereka semua berenang ke atas.

5. dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran
🍁 semua orang sudah berenang bersama, berusaha menyelamatkan diri dari kerugian. Namun disaat perjalanan menuju ke atas, ada beberapa orang yang merasa lelah dan ingin menyerah saja. Oleh karena itu, yang lain perlu untuk memberikan semangat dan menasihati temannya agar tetap sabar dan terus berenang, untuk keselamatan bersama.

Wallahu'alam bishawab ...

Intisari:
▶ Berbuat baik saja tidaklah cukup. Kita sebagai umat Islam, perlu untuk saling menasihati, mengajak saudara-saudara kita untuk bersama menuju ridho-Nya, menuju surga-Nya.
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
~~~ Departemen Syiar Media
         LDF SKI FIB UNAIR 1439H
         Kabinet Kolaborasi Dakwah

Web       : skifibunair.blogspot.com
Line       : @god8105h
IG           : skifib_unair
Twitter : skifib_unair
FB          : Ski Fib Unair
1. Mandi sebelum Sholat Ied
Sebagaimana khabar yang diriwayatkan oleh Imam Syafi’i Rohimahulloh ketika Ali bin Abi Thalib ditanya tentang disyariatkannya mandi, maka beliau menjawab: ”Pada hari Jum’at, hari ‘Arofah,‘Idul Adha dan ‘Idul Fitri” [Sanadnya Shohih]

2. Memakai pakaian terbaik dan minyak wangi
Sahabat Anas Rodhiyallohu ‘Anhu berkata:
”Rasullullah SAW memerintahkan kami untuk memakai pakaian dan minyak wangi terbaik kami”
[H.R. Hakim, Sanad La Ba’sa Bihi]
Ps: hanya untuk ikhwan

3. Tidak makan dan minun sebelum Sholat Ied
Sahabat Buraidah Rodhiyallohu ‘Anhu berkata:
”Rasulullah SAW tidak keluar [untuk sholat Idul Fitri] sampai makan terlebih dahulu, sedangkan pada hari Idul Adha Beliau tidak makan sampai pulang [dari sholat] dan Beliau makan dari hewan kurbannya.” [H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah Dan Ahmad, Hadis Hasan]

4. Berjalan kaki berangkat menuju tempat sholat Ied
Hal tersebut biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagaimana khabar yang disampaikan oleh Ibnu Umar Rodhiyallohu ‘Anhu:
”Rasulullah Shollallohu ‘Alahi wa Sallam biasa pergi dan pulang dari sholat ‘ied dengan jalan kaki” [H.R. Ibnu Majah, Hadits Hasan]

5. Memilih jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang
Sebagaimana hal itu dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika hari raya [pergi dan pulang sholat ‘ied] melewati jalan yang berbeda” [H.R. Bukhori]

6. Mendengarkan khutbah saat sholat Ied
Khutbah sholat ‘ied dilaksanakan sekali setelah sholat ‘ied. Hukum mendengarkannya adalah sunnah, hal tersebut berdasarkan hadits shohih, bahwasannya Rasulullah bersabda:”Sesungguhnya kami berkhutbah, barang siapa yang mendengarkannya maka duduklah dan barang siapa yang ingin pergi maka pergilah.” [H.R. Abu Dawud, An Nasai Dan Ibnu Majah]

7. Sholat Ied di tanah lapang
Hal ini untuk menunjukan syiar Islam, menjalin ukhuwah atau persaudaraan antara sesama dan itu sesuai dengan perbuatan Nabi Shollallohu ‘Alahi wa Sallam berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Said Al Khudriy Rodhiyallohu ‘Anhu dia berkata:"Rasulullah Shallallohu ‘Alahi Wasallam keluar pada hari’Idul Fitri dan ‘Idul Adha ke mushola [tanah lapang untuk sholat] dan beliau mengawalinya dengan sholat.“ [H.R. Bukhori dan Muslim dan An-Nasai]
Ps: kecuali ketika turun hujan atau udzur lain maka tidak mengapa melaksanakannya di masjid.

8. Memperbanyak Takbir
Allah berfirman yang artinya: ”Hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu” [Q.S. Hajj: 37].
Adapun contoh lafadz takbir adalah apa yang dicontohkan oleh Ibnu Mas’udRodhiyallohu ‘Anhu: Allahu Akbar Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallahu Wallahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil Hamd.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah, Sanadnya Shohih].

9. Menyembelih hewan Qurban
Sunnah ini khusus pada Idul adha dan tidak ada di waktu yang lain. Yaitu disunnahkan untuk menyembelih hewan qurban pada Idul Adha (tanggal 10 dzulhijjah) setelah shalat Id, hingga hari tasyrik (tanggal 11-13 Dzulhijjah).

Sumber:
abuzaid-alkebumeny.blogspot.co.id/2012/05/idul-adha.html?m=1
bersamadakwah.net/10-sunnah-idul-adha/

--------------------------

  ”Daging-daging kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (Q.S Al-Hajj : 37)

Kami segenap keluarga besar SKI FIB Unair 2017 mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1438 H. Mohon maaf Lahir & Batin.

======================
Departemen Syiar Media
SKI FIB UNAIR
Kabinet Kolaborasi Dakwah


Syahdan, tersebutlah seorang kakek tua tinggal di sebuah perkebunan di suatu desa yang cukup terpencil bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi sang kakek bangun pagi dan duduk di dekat perapian sambil menghangatkan diri membaca Al-Qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba meniru apa yang dilakukan kakek setiap hari seperti yang disaksikannya.

Suatu hari ia bertanya pada kakeknya:
“Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa guna membaca Al-Quran jika tak memahami artinya?"

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, menjawab pertanyaan cucunya:
“Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, lalu bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”

Anak itu mengerjakan seperti apa yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Sang kakek tertawa dan berkata:
“Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali."

Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjang tersebut untuk mencoba lagi. Kali ini sang cucu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.

Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya.

Kakek berkata:
”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras.”

Lalu sang kakek pergi keluar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak tersebut tau bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah.

Anak itu kembali mengambil dan mencelupkan keranjangnya ke sungai, kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi. Dengan terengah-engah, ia berkata:
”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”.

Sang kakek menjawab:
”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya? Coba lihat dan perhatikan baik-baik keranjang itu.”

Anak itu memperhatikan keranjangnya dan ia baru menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam.

”Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Al-Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami artinya sama sekali. Tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam."

Sumber: https://pejuangikhlas.wordpress.com/2010/08/09/mengapa-dianjurkan-membaca-alquran-meski-tidak-tahu-artinya/amp/
-------------------------------------------

Intisari cerita:
Apapun yang kita lakukan pada dasarnya bukanlah hal yang sia-sia. Ada sesuatu yang dapat kita petik dari apa yang tanam. Begitu pun dengan membaca firman-Nya.

Tidak mengapa jika hari ini kita belum memahami apapun saat membaca Al-Qur'an. Tapi jangan pernah berpikir bahwa semua itu tidaklah sia-sia karena bisa jadi dengan membaca Al-Qur'an, Allah membersihkan hati dan pikiran kita, serta bisa jadi pula Al-Qur'an yang dapat memberi kita syafa'at di hari akhir.

Wallahua'lam bissawab ...

======================
Departemen Syiar Media
SKI FIB UNAIR
Kabinet Kolaborasi Dakwah

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan seorang mahasiswa baru melantunkan adzan di Masjid Manarul Ilmi. Bukan hanya suaranya yang berkumandang indah dan fasih, namun kisah di balik mengapa ia meminta diizinkan adzan mendatangkan keharuan.
.
Berikut ini tulisan Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES. Ph.D sebagaimana beredar di grup-grup WhatsApp dan dikonfirmasi oleh alumni ITS:
.
"Menjelang magrib, Selasa 8 Agustus 2018, tiba-tiba saya ingin lebih awal tiba di mesjid Manarul Ilmi kampus ITS yang adem oleh rimbun pepohonan.
.
Ketika masuk di ruang utama yang berlantai granit itu, suasana masih sepi. Saya lalu memilih tempat di shaf pertama, yang baru terisi dua orang di sebelah kiri dan kanan saya. Sebelah kiri, seorang bapak pengunjung setia mesjid yang selalu saja diposisi yang sama saat berjamaah. Sedangkan di kanan saya, duduk bersila seorang mahasiswa baru ITS yang sekilas nampak dia juga sedang khusuk berzikir.
.
Setelah saya selesai melakukan shalat Tahiyatul Masjid, saya melirik ke jam dinding... Tiba-tiba muazzin mesjid mengampiri mahasiswa baru ini lalu berkata:"Beneran saudara mau nazar?" Sepintas si maba langsung mengangguk lalu maju ke depan mike.... Saya menoleh ke arah muazzin yang baru saja merelakan tugasnya diambil alih maba. Seakan mengerti bahasa tubuh, ia lalu menjawab tanpa ditanya, "Iya Pak, dia bernazar akan azan di Masjid ITS jika dia diterima jadi mahasiswa ITS!" Lalu berkumandanganlah suara adzan magrib dari mulut sang maba yang kemudian saya tahu bernama Wildan angkatan 2017 dari Departemen Desain Produk dan hafal 20 juz itu.
.
Suara adzan yang dilantunkan dengan suara kokoh, jernih dan tinggi nadanya sungguh terasa indah. Tak terasa saya mulai brebes mili. Andai saja semua mahasiswa baru muslim dengan semangat keislaman seperti dirinya, alangkah damai dan sejahteranya bangsa Indonesia ke depan. Sebab lahir generasi yang tidak saja cerdas, tetapi juga pintar memilah mana yang baik dan benar, serta mana yang sebaliknya. Semoga ini jadi pertanda baik baik kejayaan ITS dan Indonesia ke depan."

Semoga bisa menginspirasi semangat kita untuk tetap semangat belajar dan mensyiarkan kebaikan.

[beritaislam24h.info / tby] #BerbagiSemangat

======================
Departemen Syiar Media
SKI FIB UNAIR
Kabinet Kolaborasi Dakwah
[3 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ospek]

1. Jaga Pandangan dan Hindari Ikhtilat
🌷 Allah Ta’ala berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'" (QS. An-Nur [24] : 30)
🌷 Walaupun dalam kegiatan ospek, ikhwan dan akhwat berada dalam satu ruangan, tetaplah jaga pandangan dan usahakan hindari ikhtilat yang diharamkan ya sobat~

2. Luruskan Niat
🌷 Sahabat, yuk luruskan niat kita saat mengikuti ospek. Tata kembali niat kita.
Jangan hanya mengikuti ospek karena keterpaksaan, karena merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan, melainkan ikutlah ospek sebagai suatu proses pembelajaran. Pembelajaran akan dunia yang baru, dan sebagai pengenalan untuk kehidupan perkuliahan kita selanjutnya 😊
🌷 Semua hal yang kita lakukan berawal dari niat. Jika ada suatu keterpaksaan, maka akan ada beban yang mengganjal
Lepaskanlah beban tersebut dengan meluruskan niat ^^

3. Jangan Tinggalkan Sholat Berjamaah
🌷 Sahabat pasti tau kan kalau pahala sholat jamaah itu 27 derajat? Maka dari itu, usahakan selalu sholat jamaah ya sob~
Masak iya pahala sholat jamaah rela digadaikan dengan pahala sholat sendirian? Rugi bukan? 😅 hehe .
🌷 Yuk manfaatkan waktu istirahat saat ospek untuk sholat berjamaah. Jangan ragu untuk memulai berkenalan dengan yang lain, lalu ajak sholat bersama agar bisa makin akrab 👌

---------------------------->>>

Keluarga besar SKI FIB Unair, mengucapkan:
"Selamat datang mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya Unair 2017"

Semoga bisa berproses dengan baik, mencapai tujuan, dan berguna untuk sekitar. Aamiin 😊



🔹🔶National Islamic Cultural Events (NICE) 2017🔷🔸

Sentra Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga
dengan bangga mempersembahkan ..
📝 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) dengan tema:

◀ " Kontribusi Generasi Emas Islam terhadap Tantangan Global " ▶

⚫ Subtema :
1. Pendidikan
2. Sosial Budaya
3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi
4. Dakwah Kontemporer
5. Radikalisme dan Terorisme
6. Persatuan Umat Islam
7. Islam, Kebangsaan dan Nasionalisme

⚫ Ketentuan Umum
1. Terbuka untuk seluruh mahasiswa Indonesia program diploma dan strata-1.
2. Setiap tim terdiri dari 2-3 anggota.
3. Memilih salah satu sub tema yang telah ditentukan.
4. Karya tulis dikumpulkan dalam bentuk essay full paper.
5. Mengunduh formulir pendaftaran dan mengirimkan kembali ke email skinicefibua@gmail.com

⚫ Timeline
- Pendaftaran dan pengumpulan:
  ▪gelombang 1: 15 Agustus - 10 September 2017
  ▪gelombang 2: 17 September - 5 Oktober 2017
- Penjurian: 8 - 14 Oktober 2017
- Pengumuman: 18 Oktober 2017
- Final 10 karya terbaik: 17 November 2017

10 hasil karya finalis akan dibukukan serta mendapatkan hadiah Field Trip dibeberapa tempat di Surabaya.

Biaya:
- Gel 1 : 120k
- Gel 2 : 150k

Link petunjuk & teknis bit.ly/2f6ANoI
Link formulir pendaftaran http://bit.ly/2vgvSYS

Yuk segera daftarkan diri kalian. Kami tunggu kehadiran dan karya kalian.

More info:
(Yuliana).    0895362544627
Email         : skinicefibua@gmail.com
password  : 24072017
Line@.       : @uem2447o
Instagram : nice_skifibunair
Blog           : ski-fib-unair.blogspot.com
Email         : skinicefibua@gmail.com

#nice2017
#skinicefibua
#SalamKolaborasiDakwah
#SKIFIBUNAIR
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sentra Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Budaya Unair dengan bangga mempersembahkan ..

🎉National Islamic Cultural Events (Nice) 2017🎊

Dengan tema: "Kontribusi Generasi Emas Islam Indonesia dalam Rangka Revolusi Mental"


Ski-Nice 2017 merupakan serangkaian acara yang diadakan setiap tahunnya, diantaranya:


📝 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
  - Untuk mahasiswa se-Indonesia
  - Pendaftaran ;
    Gelombang 1 : 15 Agustus - 10 September 2017
    Gelombang 2 : 17 September - 5 Oktober 2017
  - Link petunjuk & teknis bit.ly/2f6ANoI
Link formulir pendaftaran http://bit.ly/2vgvSYS
  - Cp. 0895362544627 (Yuliana)


📑 Lomba Banjari & MTQ
  - Untuk pelajar SMA sederajat se-Indonesia
  - Pendaftaran dibuka tanggal 1 - 30 September 2017
  - Cp. 087753010897 (Ayum)


📣 Seminar Meet Da'i Kondang
  - Coming Soon


Cp utama:
Sholeh: (083805609320)
Ayum: (087753010897)


Yuk segera daftarkan diri kalian 😊



More info :
Line@.       : @uem2447o
Instagram : nice_skifibunair
Blog           : ski-fib-unair.blogspot.com
Email         : skinicefibua@gmail.com


#skinice2017
#Salamkolaborasidakwah
#Skifibunair
Assalamualaikum Wr. Wb sahabat-sahabat yang di muliakan ALLAH. SKI Fakultas Ilmu Budaya punya acara yang keren loh. Tidak hanya keren, tapi juga inspiratif dan bermanfaat. Penasaran kan acara apa yang baru saja di laksanakan oleh SKI Fakultas Ilmu Budaya ? Yuk simak liputannya.

Mas'ul SKI FIB, Diki Febrianto, Memberikan Sambutan
SKI Fakultas Ilmu Budaya baru saja melaksanakan Talkshow inspiratif bersama "Founder @Muslimbiasa (Line)". Siapakah gerangan ? Beliau bernama Cak Baskoro Aris Sansoko dan dimoderatori oleh DPO SKI Fakultas Ilmu Budaya, M. Syukron Mubaroki. Selain menjadi founder Official Akun muslimbiasa yang kondang dan sudah di ikuti sekitar 2000 lebih adders, beliau juga merupakan mahasiswa aktif. Talkshow yang beliau pimpin sangat-sangat bermanfaat bagi sahabat-sahabat yang gemar dalam menulis di media sosial, artikel, maupun juga berdakwah di media sosial. Karena dalam talkshow tersebut Cak Baskoro Aris Sansoko menjelaskan bagaimana cara untuk bermedia entah itu menulis kontent, artikel, maupun dakwah secara online, bagaimana membuat para pembaca tertarik dengan tulisan-tulisan kita, dan bagaimana mewaspadai berita hoax yang akhir-akhir ini sedang tersebar di media-media online.

Cak Baskoro Memberikan Penjelasan
Dalam acara talkshow Jum'at siang, Cak Baskoro juga memberikan beberapa tips-tips dalam membuat konten yang menarik dan layak untuk dipublikasikan. Diantaranya dengan tinjauan-tinjauan tertentu dan memanfaatkan psikologi media. Selain itu juga memperhatikan tentang beberapa hal seperti etika dalam menulis konten (hindari ejekan, menggunakan bahasa yang mudah dipahami).

Cak Baskoro Memberikan Pelatihan Membuat Layout
Selain itu, Cak Baskoro Aris Sansoko juga memberikan pelatihan mengenai bagaimana membuat artikel atau sejenis buletin dan majalah dengan desain layout yang menarik dan elegan bikinan sendiri. Dengan menggunakan salah satu aplikasi desain grafis (Corel Draw X7), beliau memberikan penjelasan-penjelasan sekaligus praktiknya .

Nah, bagaimana sahabat ? keren, inspiratif, dan bermanfaat bukan ?
Cukup sekian liputan Talkshow Inspiratif yang dilaksanakan oleh SKI Fakultas Ilmu Budaya, jangan lupa terus ikuti acara-acara yang dilaksanakan oleh SKI Fakultas Ilmu Budaya yang lebih keren, inspiratif, dan tentunya bermanfaat dalam keberlangsungan dakwah dan karya.
Sampai jumpa di liputan berikutnya :)

Wassalamualaikum Wr Wb.

File Talkshow Bisa di Download DISINI

#Dokumentasi
Peserta talkshow mengajukan pertanyaan

Peserta talkshow mengajukan pertanyaan


Foto bersama dengan Cak Baskoro Aris Sansoko

Cak Baskoro Aris Sansoko memberikan penjelasan kepada sahabat-sahabat peserta talkshow

Cak Baskoro Aris Sansoko memberikan penjelasan kepada sahabat-sahabat peserta talkshow

Acara talkshow inspiratif


Para peserta talkshow menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia
Raya dan Hymne Airlangga