Fakta & Bahaya Menguap dari Sisi Medis & Islam
Menguap
atau dalam bahasa Jawa disebut angop merupakan satu kebiasaan yang
sering dilakukan manusia ketika rasa kantuk menyapa. Saat menguap,
seseorang akan menghirup udara dalam-dalam melalui mulut. Kebanyakan
orang menganggap menguap disebabkan rasa kantuk, namun dalam segi medis,
menguap merupakan gejala yang menunjukkan jika otak dan tubuh
membutuhkan oksigen dan nutrisi akibat organ pernapasan kurang dalam
menyuplai oksigen ke otak dan tubuh. Terdapat beberapa kondisi yang
mendorong seseorang untuk menguap, diantaranya karena rasa letih, malas,
kenyang, lesu, tubuh berat, dan lain sebagainya.
Tidak
banyak yang tahu jika ternyata banyak bahaya yang mengancam ketika kita
menguap. Hem, pasti sobat semua heran, bagaimana mungkin kebiasaan yang hampir
terjadi pada manusia setiap waktu tersebut dapat membahayakan? Mulut
berbeda dengan hidung, karena dia tidak bisa menyaring udara. Jadi
ketika kita membuka mulut dan menghirup udara dalam-dalam melalui mulut,
maka pada saat itu akan masuk debu, kutu, dan berbagai jenis mikroba
bersama udara ke dalam tubuh. Jika kebiasaan tersebut dilakukan terus
menerus, maka berbagai ancaman penyakit siap menyerang tubuh kita.
Selain itu, menurut pandangan Islam ada beberapa bahaya lagi jika kita tidak menguap dengan benar. Karena menguap juga ada etikanya loh.
Dalam Islam, ada beberapa adab yang sebaiknya diataati ketika menguap,
karena
menguap merupakan satu tindakan yang ditimbulkan oleh setan. Terdapat
salah satu hadits yang menyebutkan, yakni : “Menguap itu dari setan,
jika seorang menguap hendaklah dia tahan semampunya.” (HR. Bukhari 3289
& Muslim 7682).
Berdasarkan petunjuk hadits diatas, maka ketika menguap kita harus melakukan beberapa cara berikut ini :
-- Menutup atau Merapatkan Mulut
Yang harus kita lakukan ketika keinginan menguap datang adalah menolaknya dengan cara menutup atau merapatkan mulut.
Adab
pertama di dalam menguap adalah berusaha sekuat tenaga untuk menolak
dan mencegah terjadinya menguap dengan berusaha tetap menutup dan
merapatkan mulut. Menutup atau merapatkan mulut juga dapat mencegah debu
dan kotoran serta mikroba masuk kedalam tubuh.
Jika
cara diatas dianggap sulit, sobat bisa menahan menguap dengan cara
menutup dengan tangan. Tindakan tersebut banyak manfaatnya, antara lain :
melaksanakan perintah Rasulullah saw, untuk menghindari bau mulut tercium
orang lain, dan agar setan tidak ikut masuk. Hal itu sebagaimana
terdapat dalam sebuah hadits yang artinya : “Jika seorang dari kalian
menguap, hendaklah ia menutup mulutnya dengan tangan, sebab setan bisa
masuk”. (HR. Muslim)
-- Tidak Mengeluarkan Kata "Huaaah"
Entah
disengaja atau tidak, saat menguap seseorang seringkali mengeluarkan
suara “huaaah, atau teriakan lainnya. Hal tersebut sangatlah dilarang
dalam islam, karena selain tidak sopan, suara lenguhan tersebut dapat
mengundang tawa setan dan Allah juga tidak menyukainya. Sebagaimana
dalam sebuah hadits yang artinya : “……Bila seorang menguap sampai keluar
ucapan ‘haaah’, setan akan menertawainya.” (HR. Al-Bukhari no. 6223 dan
Muslim no. 2994)
Source : ibu-zahraa.blogspot.co.id
Picture : pixabay.com

0 komentar:
Posting Komentar