[9 Paket Sunnah Hari Raya Idul Adha]

1. Mandi sebelum Sholat Ied
Sebagaimana khabar yang diriwayatkan oleh Imam Syafi’i Rohimahulloh ketika Ali bin Abi Thalib ditanya tentang disyariatkannya mandi, maka beliau menjawab: ”Pada hari Jum’at, hari ‘Arofah,‘Idul Adha dan ‘Idul Fitri” [Sanadnya Shohih]

2. Memakai pakaian terbaik dan minyak wangi
Sahabat Anas Rodhiyallohu ‘Anhu berkata:
”Rasullullah SAW memerintahkan kami untuk memakai pakaian dan minyak wangi terbaik kami”
[H.R. Hakim, Sanad La Ba’sa Bihi]
Ps: hanya untuk ikhwan

3. Tidak makan dan minun sebelum Sholat Ied
Sahabat Buraidah Rodhiyallohu ‘Anhu berkata:
”Rasulullah SAW tidak keluar [untuk sholat Idul Fitri] sampai makan terlebih dahulu, sedangkan pada hari Idul Adha Beliau tidak makan sampai pulang [dari sholat] dan Beliau makan dari hewan kurbannya.” [H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah Dan Ahmad, Hadis Hasan]

4. Berjalan kaki berangkat menuju tempat sholat Ied
Hal tersebut biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagaimana khabar yang disampaikan oleh Ibnu Umar Rodhiyallohu ‘Anhu:
”Rasulullah Shollallohu ‘Alahi wa Sallam biasa pergi dan pulang dari sholat ‘ied dengan jalan kaki” [H.R. Ibnu Majah, Hadits Hasan]

5. Memilih jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang
Sebagaimana hal itu dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika hari raya [pergi dan pulang sholat ‘ied] melewati jalan yang berbeda” [H.R. Bukhori]

6. Mendengarkan khutbah saat sholat Ied
Khutbah sholat ‘ied dilaksanakan sekali setelah sholat ‘ied. Hukum mendengarkannya adalah sunnah, hal tersebut berdasarkan hadits shohih, bahwasannya Rasulullah bersabda:”Sesungguhnya kami berkhutbah, barang siapa yang mendengarkannya maka duduklah dan barang siapa yang ingin pergi maka pergilah.” [H.R. Abu Dawud, An Nasai Dan Ibnu Majah]

7. Sholat Ied di tanah lapang
Hal ini untuk menunjukan syiar Islam, menjalin ukhuwah atau persaudaraan antara sesama dan itu sesuai dengan perbuatan Nabi Shollallohu ‘Alahi wa Sallam berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Said Al Khudriy Rodhiyallohu ‘Anhu dia berkata:"Rasulullah Shallallohu ‘Alahi Wasallam keluar pada hari’Idul Fitri dan ‘Idul Adha ke mushola [tanah lapang untuk sholat] dan beliau mengawalinya dengan sholat.“ [H.R. Bukhori dan Muslim dan An-Nasai]
Ps: kecuali ketika turun hujan atau udzur lain maka tidak mengapa melaksanakannya di masjid.

8. Memperbanyak Takbir
Allah berfirman yang artinya: ”Hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu” [Q.S. Hajj: 37].
Adapun contoh lafadz takbir adalah apa yang dicontohkan oleh Ibnu Mas’udRodhiyallohu ‘Anhu: Allahu Akbar Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallahu Wallahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil Hamd.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah, Sanadnya Shohih].

9. Menyembelih hewan Qurban
Sunnah ini khusus pada Idul adha dan tidak ada di waktu yang lain. Yaitu disunnahkan untuk menyembelih hewan qurban pada Idul Adha (tanggal 10 dzulhijjah) setelah shalat Id, hingga hari tasyrik (tanggal 11-13 Dzulhijjah).

Sumber:
abuzaid-alkebumeny.blogspot.co.id/2012/05/idul-adha.html?m=1
bersamadakwah.net/10-sunnah-idul-adha/

--------------------------

  ”Daging-daging kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (Q.S Al-Hajj : 37)

Kami segenap keluarga besar SKI FIB Unair 2017 mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1438 H. Mohon maaf Lahir & Batin.

======================
Departemen Syiar Media
SKI FIB UNAIR
Kabinet Kolaborasi Dakwah

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar